Selasa, 07 Januari 2020

Siapa Yang Lebih Menakutkan? Hacker Atau Cracker??





Di dunia IT pada zaman kini ini perkembangan teknologi dan komunikasi semakin tak terbendung. Kemunculan seorang hacker atau peretas situs kini kian banyak dan ditakuti oleh banyak orang, sebab bisa saja seorang hacker meretas dan mengambil warta diam-diam apapun yang mereka inginkan. Istilah hacker dimulai pada tahun 1950-an ketika itu di sebuah kampus Massachusetts Institute of Technology beberapa mahasiswa mempunyai cita-cita besar lengan berkuasa untuk melaksanakan eksperimen dan mencar ilmu wacana teknologi.

Retas dikala itu menjadi sesuatu sangat cendekia dan semata-mata dimaksudkan untuk menjelajahi bidang komputer dan teknologi. Saat ini istilah tersebut dipakai dalam arti yang dianggap negatif. Karena sebagian besar orang mengacaukan istilah hacking dengan cracking. Hacker maupun Cracker merupakan seseorang yang mempunyai talenta dan ilmu pengetahuan dalam bidang komputer dan jaringan mulai dari bagaimana cara mereka bekerja dalam pemrograman lalu dalam instruksi bilangan dan segala sesuatu yang berkaitan dengan keamanan data maupun kemanan jaringan.

Secara umum orang beropini bahwa hampir tidak ada perbedaan antara keduanya. Namun, ini tidak benar. Keduanya bekerja untuk kepentingan yang berlawanan. Sementara satu sanggup bekerja untuk kebaikan, yang lainnya bekerja sepenuhnya untuk alasan jahat dan kriminal. Di sinilah garis bekerjsama ditarik di antara keduanya.

Seseorang sanggup dikatakan peretas atau hacker yaitu seseorang yang sanggup mengidentifikasi kelemahan dalam sebuah sistem keamanan dan berupaya memperbaikinya. Sementara seorang sanggup dikatakan cracker yaitu seseorang yang secara tidak etis mengeksploitasi warta yang sangat sensitif dan memakai kelemahan dalam sistem keamanan untuk keuntungannya. Cracker biasanya melanggar keamanan internet dan sanggup mengakses ke banyak sekali perangkat lunak.

Peretas dalam istilah lainnya yaitu pakar keamanan internet yang bahkan sanggup disewa untuk menemukan dan mengidentifikasi celah dalam sistem keamanan internet dan memperbaiki celah dan kekurangan pada sistem ini. Para peretas memakai pengetahuan mereka untuk membantu sistem keamanan dan memakai pengetahuan mereka untuk melanggar aturan dan mengganggu keamanan. Keduanya sering disebut sebagai Black Hat dan White Hat.

Peretas yang menjadi orang baik disebut White Hat sementara Black Hat biasanya merujuk pada cracker yang melanggar keamanan komputer untuk laba pribadi. Nahh,, kini udah tau kan bedanya, untuk lebih jelasnya kita akan membagikan perbedaan fundamental antara seorang hacker dengan seorang cracker

PERBEDAAN MENDASAR HACKER DAN CRACKER

HACKER
  1. Dapat menganalisa kelemahan suatu sistem tanpa merusak aslinya dikarenakan hanya mencari kelemahan atau celah keamanan.
  2. Memiliki Kemampuan susila serta mengetahui dan menyadari seluruh tanggapan dari apa yang dilakukannya, dan bertanggung jawab atas apa yang dilakukannya.
  3. Tidak segan-segan untuk menyebarkan ilmu kepada orang lain yang serius untuk ilmu pengetahuan dan kebaikan.
  4. Memiliki komunitas yang terang dan terbuka untuk memperdalam ilmu dan memperbanyak pemahaman wacana sistem operasi bagi sesama hacker.


CRACKER
  1. Kemampuan dalam menganalisa kelemahan bersifat merusak atau mengacak-acak sebab hanya untuk laba atau kepentingan sendiri yang bisa merugikan pihak lain.
  2. Bersifat tersembunyi dan tertutup dengan memakai alamat IP yang sulit dilacak.
  3. Beda dengan Hacker, Cracker mempunyai komunitas bersifat tertutup dan tersembunyi, hanya orang-orang tertentu yang bisa mengaksesnya.


Well, Semoga Bermanfaat dan Jangan lupa share ke temen-temen kalian :)

0 komentar:

Posting Komentar